FIREWORKS!!!
Kembang
api identik dengan cahaya warna-warninya. Tentu saja, kalau tidak
berwarna, bukan kembang api namanya .
Kembang
api biasanya dijadikan pertunjukan dalam acara-acara tertentu.
Misalnya perayaan hari kemerdekaan dan tahun baru.
Pesta
kembang api bukan sekedar pertunjukan. Tapi, pertunjukan spektakuler
yang melibatkan para ahli dan produsen kembang api ternama, seperti
perayaan 100 tahun Patung Liberty. Saat itu,tiga perusahaan kembang
api ternama seperti : Zambelli Internationale, Inc., Grucci, Inc.,
dan Pyro Spectacular, Inc,. menunujukkan karya-karyanya.
Sebagian
ahli kembang api mempelajari kembang api secara otodidak. Tapi,
sebenarnya ada lho, sekolah khusus bidang ini. sekolah ini ada di
Itali, Negara pemilik pabrik kembang api pertama dan Numberg, Jerman.
Jenis
kembang api bermacam-macam, mulai dari mainan anak-anak sampai peluru
perang militer. Jenis yang paling sederhana adalah petasan. Petasan
lebih menonjol suara dibanding cahayanya. Ledakan petasan berasal
dari bebatan kertas pembungkus yang pecah mendadak. Sedangkan kembang
api peluru mengandung bahan peledak.
Kembang
api tersusun dari arang, belerang, hidrokarbon padat, dan bahan yang
mampu mengoksidasi (membakar). Percikan cahaya berasal dari arang.
Tapi sekarang, arang bisa diganti dengan serpihan logam.
Sampai
abad ke-19, warna-warna kembang api belum begitu baik. Kemudian
dibuat kombinasi kalium klorat dan garam-garam logam, sehingga
menghasilkan warna-warna indah.
Berikut
adalah bahan dan warna yang dihasilkan dari bahan tersebut.
Kobalt
dan litium : merah
Tembaga :
biru
Nikel
: hijau
Sodium :
kuning
Magnesium,
alumunium, dan titanium : putih
Meski
kembang api sangat indah dan menarik, tapi kembang api juga
berbahaya. Tidak jarang terjadi kecelakaan karena kembang api. Upaya
pencegahan dan pengawasan akibat kembang api pun sudah dimulai sejak
awal abad ke-19
ASAL
MULA KEMBANG API
Kembang
api pertama kali dikenalkan oleh bangsa Cina. Ternyata, awalnya
berasal dari kecelakaan di dapur. Seorang ahli masak mencampur bubuk
hitam, seperti arang, kalium nitrat, dan sulfur jadi satu. Nggak tahu
tuh orang mau masak apa kok bahannya begituan. Campuran itu bisa
menghasilkan nyala api. Prinsip tersebut dipakai juga dalam pembuatan
roket yang digunakan untuk melawan Mongolia, 1279.
Bangsa
Cina mulai memakainya dalam tiap perayaan, seperti : pernikahan,
kemenangan perang, gerhana matahari, dan perayaan keagamaan. Bangsa
Cina percaya, suara keras kembang api bisa mengusir roh jahat.
Pada
abad ke-17, kembang api menyebar ke dunia barat sampai ke Arab.
Bangsa Arab menyebutnya sebagai panah roket Cina. Dalam waktu
singkat, kembang api populer sebagai hiburan yang mendunia. Saat ini,
kembang api Eropa justru lebih maju dibandingkan Cina.
Pada
abad ke 14 dan 15, hampir semua Negara mengenal kembang api dengan
versinya sendiri-sendiri. Bahkan, menjadi favorit kerajaan inggris
dalam setiap perayaan atau festival. Kembang api dikenal pertama kali
di Inggris saat pernikahan Henry VII, 1486, lalu menjadi populer
selama pemerintahan Ratu Elizabeth.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar